Senin, 07 Januari 2013

Perkembangan K-pop di Indonesia

Sejarah K-pop

Musik pop Korea pra-moderen pertama kali muncul pada tahun 1930-an akibat masuknya musik pop Jepang yang juga turut memengaruhi unsur-unsur awal musik pop di Korea. Penjajahan Jepang atas Korea juga membuat genre musik Korea tidak bisa berkembang dan hanya mengikuti perkembangan budaya pop Jepang pada saat itu. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, pengaruh musik pop barat mulai masuk dengan banyaknya pertunjukkan musik yang diadakan oleh pangkalan militer Amerika Serikat di Korea Selatan. Musik Pop Korea awalnya terbagi menjadi genre yang berbeda-beda, pertama adalah genre "oldies" yang dipengaruhi musik barat dan populer di era 60-an. Pada tahun 1970-an, musik rock diperkenalkan dengan pionirnya adalah Cho Yong-pil. Genre lain yang cukup digemari adalah musik Trot yang dipengaruhi gaya musik enka dari Jepang.
Debut penampilan kelompok Seo Taiji and Boys di tahun 1992 menandakan awal mula musik pop moderen di Korea yang memberi warna baru dengan aliran musik rap, rock, techno Amerika. Suksesnya grup Seo Taiji and Boys diikuti grup musik lain seperti Panic, dan Deux. Tren musik ini turut melahirkan banyak grup musik dan musisi berkualitas lain hingga sekarang. Musik pop dekade 90-an cenderung beraliran dance dan hip hop. Pasar utamanya adalah remaja sehingga dekade ini muncul banyak grup “teen idol” yang sangat digilai seperti CLON, H.O.T, Sechs Kies, S.E.S, dan g.o.d. Kebanyakan dari kelompok musik ini sudah bubar dan anggotanya bersolo-karier.
Pada tahun 2000-an pendatang-pendatang baru berbakat mulai bermunculan. Aliran musik R&B serta Hip-Hop yang berkiblat ke Amerika mencetak artis-artis semacam MC Mong, 1TYM, Rain, Big Bang yang cukup sukses di Korea dan luar negeri. Beberapa artis underground seperti Drunken Tiger, Tasha (Yoon Mi-rae) juga memopulerkan warna musik kulit hitam tersebut. Musik rock masih tetap digemari di Korea ditambah dengan kembalinya Seo Taiji yang bersolo karier menjadi musisi rock serta Yoon Do Hyun Band yang sering menyanyikan lagu-lagu tentang nasionalisme dan kecintaan terhadap negara. Musik techno memberi nuansa moderen yang tidak hanya disukai di Korea saja, penyanyi Lee Jung-hyun dan Kim Hyun-joong bahkan mendapat pengakuan di Cina dan Jepang. Musik balada masih tetap memiliki pendengar yang paling banyak di Korea. Musik balada Korea umumnya dikenal dengan lirik sedih tentang percintaan, seperti yang dibawakan oleh Baek Ji Young, KCM, SG Wannabe, dan sebagainya. Musik balada umumnya digemari karena sering dijadikan soundtrack drama-drama televisi terkenal seperti Winter Sonata, Sorry I Love You, Stairway to Heaven dan sebagainya.

Masuknya K-pop ke Indonesia

Masuknya K-pop ke Indonesia di awali dengan munculnya beberapa drama seri Korea yg di tayangkan di siaran televisi Indonesia. Dari sana lah kita mengenal beberapa artis Korea, dan mulai tertarik lebih mengenal tentang Korea juga musiknya. Di darama seri itu biasanya soundtracknya di nyanyikan oleh penyanyi Korea yg tidak jarang juga merupak member salah satu group idola di sana. Misalkan dengan boomingnya dara Boys Before Flower , soundtracknya pun ikut terkenal. Banyak dari soundtracknya yg di nyanyikan oleh boyband dan girlband Korea seperti shinee, kara, ss501, tmax. Lalu mulailah menjamur fans-fans k-pop di Indonesia. Yang mulanya mungkin hanya mengenal drama-drama Korea jadi berkembang ke musiknya. Dari sana muncul fans-fans fanatik yg akhirnya membuat para idola mereka melirik ke Indonesia untuk dikunjungi dan mengadakan konser. Dimulai dari Rain ke Indonesia menggelar konsernya, lalu di susul dengan kedatangan 2pm , Suju sampai akhirnya SM-Town Konser pun di gelar di Indonesia. Semakin menjamurlah efek k-pop di Indonesia. Perkembangan K-pop di Indonesia tidak hanya karena mereka menyukai drama-drama Korea tapi juga disebabkan penyanyi Korea memiliki tampang yg cukup menarik. Dengan pria-pria segar yang tampan , wajah wanitanya yang cantik juga sexy. Selain itu juga karena lagu k-pop easy listenng yg maksudnya mudah di dengarkan dan mudah juga di sukai. Jenis musiknya yg ringan, ceria, beatnya yg pas dengan selera generasi kita sekarang menyebabkan makin di sukainya jenis musik k-pop di Indonesia. Tidak heran fans k-pop di Indonesia sekarang bisa sebanding dengan fans musik barat yg tadinya lebih dulu berkembang di Indonesia.

Mengutip :  lautanstrawberryblue.blogspot.com
Sumber :  id.wikipedia.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar